Di abad 21 ini, ketika segala sesuatu semakin bersifat global, maka persaingan di berbagai bidang pun semakin ketat. Misalnya saja dalam bidang pekerjaan, tenaga kerja Indonesia harus bisa bersaing dengan tenaga kerja yang berasal dari mancanegara. Nah, itu berarti, kita sebagai orangtua wajib menyiapkan anak-anak agar bisa memiliki kelebihan, baik dalam bidang intelektual, kreativitas, dan lain-lain.

Diskusi menarik seputar peran ibu dalam menyiapkan anak agar memiliki karakter pemimpin ini dilontarkan dalam acara Nutritalk yang dipersembahkan PT Sarihusada. Dalam acara tersebut hadir Imam B. Prasodjo, sosiolog dari Universitas Indonesia. Beliau menyatakan bahwa, seorang pemimpin tidak harus berarti seorang pejabat, dan begitu pula sebaliknya, pejabat belum tentu memiliki kualitas seorang pemimpin. “Pada dasarnya, pemimpin adalah mereka yang mempunyai dua modal utama, yaitu kapasitas dan karakter yang berkualitas. Dengan demikian, ia mampu mempengaruhi orang-orang di sekitarnya untuk menuju keberhasilan atau nilai-nilai yang positif.”

 

Sosok Ibu Berperan Penting

Kalau begitu, karakter pemimpin itu bisa didapat seorang anak karena bakat atau hasil dari pola asuh? Imam B. Prasojo pun menjelaskan, “Kapasitas dan karakter anak yang bersikap pemimpin itu sebenarnya sangat ditentukan dari cara ia dibesarkan dan diasuh. Hal ini termasuk kualitas nutrisi dan stimulasi yang didapatkan si anak sejak dini.” Nah, ini berarti, sosok ibu berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak. Dari mulai lahir ke dunia, perawatan dan pola asuh, serta penanaman nilai-nilai yang diberikan ibu kepada bayinya tentu akan tertanam hingga si anak tumbuh dewasa.

Kalau begitu, apa yang mesti dilakukan ibu masa kini dalam merawat, mengasuh, mendidik anak agar nantinya si anak mempunyai karakter pemimpin? Anna Surti Ariani, psikolog anak dan keluarga menjelaskan, “Dari  pengamatan saya sebagai psikolog, maka tipe ibu masa kini yang sekarang sedang tren adalah ibu yang selalu aktif mencari kesempatan agar anaknya memiliki kemampuan lebih dari lingkungan sekitarnya dalam hal meraih prestasi.” Contohnya saja, saat ini kita sering melihat banyak ibu yang mendorong atau memotivasi anaknya untuk mengambil aneka kursus tambahan di luar mata pelajaran sekolah, misal: kursus bermain piano, kursus menari, kursus menyanyi, dll. Apakah kamu juga sudah ikut mendukung dan memperhatikan minat dan bakat anakmu?

 

Sudahkah Anda Jadi Ibu Masa Kini?

Menurut Anna Surti, psikolog anak, kriteria karakter anak yang berjiwa pemimpin itu, paling tidak memiliki sifat sebagai berikut: cerdas, percaya diri, komunikatif, semangat, mampu mengatur diri, mampu bekerja sama. Nah, coba tanyakan pada diri anda sendiri, Bu. Apakah anda sudah mendidik dan mengarahkan putra-putrimu agar mereka bisa memiliki sifat-sifat yang mendukung karakter pemimpin masa depan?

Ketika FimelaFamily bertemu dengan Amy Zein, presenter sekaligus ibu dari seorang putra Abiputra Prasetyo, kami pun menanyakan hal ini. Amy Zein pun menjelaskan perihal nilai-nilai positif yang coba ia tanamkan pada putra kesayangannya. “Saya selalu mengajarkan kepada Aby, bahwa jika ia memasuki suatu ‘lingkungan’ baru, ia harus mengenalkan dirinya lebih dulu dan menyapa teman-teman yang sudah ada di situ lebih dulu. Misalnya, ketika ia masuk ke sebuah area playground. Abi sekarang terbiasa menyatakan, ‘Hallo teman, saya Abi, saya ikut main ya bersamamu.’ Dan ternyata, sikap baik ini mendapat respon yang positif dari teman-temannya. Mereka pun juga memperlakukan Abi dengan baik. Bahkan ketika mereka mau meminjam mainan milik Abi, mereka juga bisa meminta izin lebih dulu. Nah, menurut saya, nilai yang saya tanamkan kepada Abi ini, Insya Allah bisa membentuk karakternya agar bisa jadi pemimpin di masa depan ya,” ujar Amy Zein sambil tersenyum manis.

Maka disimpulkan oleh Anna Surti, psikolog anak, ibu yang moderat, ibu yang komunikatif, ibu yang tidak terlalu mengatur atau mengekang anak, ibu yang juga mau mendengarkan keinginan anak, berperan penting dalam membentuk karakter anak menjadi pemimpin masa depan. So Moms, jika kamu ingin nantinya anakmu tumbuh dengan karakter pemimpin, maka didiklah anakmu dengan pola asuh yang partisipatif dan juga persuasif.

 

Nutrisi untuk Calon Pemimpin Masa Depan

Diskusi pun tambah menghangat dengan lontaran dari Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS, Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB yang mengungkap bahwa dalam mencetak anak berprestasi, dukungan terhadap perkembangan otak menjadi faktor yang signifikan. “Untuk mendukung perkembangan otak secara optimal pada anak, terutama di periode emas pertumbuhan, dibutuhkan kelengkapan gizi termasuk karbohidrat dan asam linoleat.

Tahukah kamu Bu, bahwa otak manusia itu 80 persen dibentuk dari mulai masih janin hingga berusia 3 tahun. Lalu otak akan mengalami perkembangan hingga usia 5 tahun. Maka, para ibu wajib memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan. Setelah itu, ibu harus menyiapkan MPASI yang bernutrisi agar tahap tumbuh kembang anak berjalan optimal. Sehingga, seluruh sistem tubuhnya mulai dari otak, tulang, penglihatan dan imunitas pun berkembang dengan baik, yang akhirnya mendukung kapasitas anak untuk menjadi seorang pemimpin.”  Nah, sudahkah kamu menyiapkan makanan dengan gizi seimbang untuk si kecilmu hari ini, Bu? Jangan lupa berikan si kecil, susu yang tepat untuk pertumbuhannya.

Sumber : <http://family.fimela.com/anak/kuat-sehat/ingin-membentuk-karakter-anak-jadi-pemimpin-simak-sini?page=0,0>