Ustadz Budi Azhari : “Suamiku, Imamku”

Saya ingin menulis dengan rasa. Mohon maaf jika tidak mewakili rasa para ibu, walau saya berniat melakukan itu. Setidaknya menyampaikan amanah keluhan sekian banyak para ibu yang bersemangat untuk menjadi ibu yang baik, tetapi bertepuk sebelah tangan.

Bagaimana jadi imam kalau tak punya ilmu
Aku sadari kesibukanmu…
Tapi tidakkah kau sadari bahwa kau tidak cukup ilmu
Sehingga biarlah aku yang mencarinya, tapi dengarlah dariku

Jangan abaikan saat aku menyampaikan
Tataplah aku, walau hatimu entah pergi kemana
Minimal kau tunjukkan penerimaanmu
Enyahkan koran, buku, laptop, tablet mu
Tatap aku
Ini ilmu yang tadi aku dapat
Lihat aku
Tatap aku
Dengarkan aku
Bukalah hatimu

Ya Robb, Engkaulah yang Maha Membolak-balikkan hati…
Teguhkan hati suamiku berada dalam agama dan ketaatan kepada Mu

 

SUMBER : http://www.parentingnabawiyah.com/index.php/artikel–keluarga/suami-parenting-nabawiyah/148-suamiku-imamku