Artikel Terbaru

Sabtu, 25 April 2015   05:57:35

FILOSOFI HIJRAH HOS TJOKROAMINOTO

Oleh: Mamat Munandar Eks wartawan Sumedang Ekspress Senin siang (13/4) saya berkesempatan nonton film “Guru Bangsa Tjkroaminoto”. Di film garapan sutradara kawakan Garin nugroho ini terdapat kata ‘HIJRAH’ yang sering disebut-sebut oleh artis Reza Rahadian. Reza berperan sebagai HOS Tjokroaminoto. Kabarnya, Maia Estianty, yang merupakan cicit HOS Tjokroaminoto, juga terlibat dalam pembuatan film ini. “Gus, sudah sampai kemana hijrah kita?” tanya Cokro kepada Haji Agus Salim, rekan seperjuangannya di Sarekat Islam, organisasi politik pertama yang menyeruakan kemerdekaan bumiputra terhadap penjajahan Belanda di awal tahun 1900-an. Kepada istrinya pun, Tjokroaminoto berulang-ulang mengucapkan kata hijrah. Ketika bercermin, kata hijrah yang ia ucapkan....

Baca Selengkapnya
Jumat, 24 April 2015   05:46:46

CIPTAKAN SUASANA SUAMI ISTRI YANG HARMONIS

Oleh: Saiful Hadi, ST Santri Dayah Darul Aman Lubuk, Alumni Fak. Teknik Sipil Unsyiah Menikah itu menenangkan dan menyenangkan, banyak ayat dan hadist yang menjelaskan mengenai manfaat menikah. Rasulullah sendiri pun sangat menganjurkan para pemuda yang masih lajang agar melangsungkan pernikahan, bahkan beliau sangat mencela pemuda-pemuda yang mempertahankan status lajangnya. Biarpun pernikahan itu mendatangkan kesenangan dan ketenangan, tetapi tetap saja ada sebagian pasangan yang merasakan kebosanan dalam menjalani kebersamaan. Sebenarnya hal tersebut lumrah saja, karena sudah sifatnya manusia yang selalu tidak pernah bisa puas sehingga bosan dengan keadaan. Untuk itu harus ada peremajaan keadaan agar keharmonisan selalu terjaga. Dalam kitab...

Baca Selengkapnya
Kamis, 23 April 2015   05:35:49

ARUS SISTEMIK WAKTU KERJA PEREMPUAN

Salah seorang penulis artikel, Markus Junianto Sihaloho dalam tulisannya mengenai GKR Hemas mengkritik wacana pengurangan jam kerja pada perempuan menguraikan adanya ketidaksetujuan dari pihak GKR Hemas sendiri. Sebagai perempuan dia menentang adanya pengurangan jam kerja terhadap perempuan yang digadang-gadangkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. GKR Hemas menganggap hal ini menjadi sebuah tindakan diskriminasi terhadap perempuan. Seperti itulah kilasan cuplikan dari artikel Markus. Lantas menurut anda siapakah yang harus mendapatkan dukungan? Jika menengok pada akar kewajiban seorang perempuan, peran terpenting perempuan adalah dalam keluarga, bukan dalam hal mencari nafkah untuk alasan apapun. Keluarga merupakan tunas awal penyebaran Islam yang akan membesarkan...

Baca Selengkapnya
Rabu, 22 April 2015   05:13:37

PENGIKAT HATI

Oleh: Ustadz Eko Novianto Saya punya adik yang sudah berbilang belasan tahun menikah tapi belum dikaruniani anak. Akhirnya, setelah sekian masa, adik saya itu diamanahi seorang anak. Tapi, pada masa penantiannya, pernah ada pertanyaan. “Mas, anak itu pengikat pernikahan ya?” tanyanya. Saya menjawab, “Tidak. Tidak ada dalil tentang itu dan banyak fakta yang menunjukkan bahwa kehadiran anak itu tidak mampu mengikat dua hati manusia dalam ikatan pernikahan.” Anak cuma satu faktor. Ada banyak faktor lain. Ada tampang atau fisik, ada harta, ada popularitas, ada nafkah batin, ada aspek psikologis, ada banyak aspek material, ada aspek komunikasi, dan ada aspek-aspek lain....

Baca Selengkapnya
Senin, 20 April 2015   05:48:52

REFRESHING CINTA MENGHINDARI KEJENUHAN BERUMAH TANGGA

Oleh :Cahyadi Takariawan dakwatuna.com – Rutinitas selalu membuat kejenuhan. Keluarga yang terjebak dalam kehidupan yang monoton dan mekanistik, juga akan mudah menghadapi kejenuhan. Melewati sepuluh tahun hidup berumah tangga, jika tidak pandai merawat dan merefresing kondisi keluarga, akan memunculkan kejenuhan dan kebosanan. Sangat bosan, karena melalui hari-hari dengan monoton tanpa kreasi dan kebaruan. Istri yang banyak berada di rumah merasa jenuh oleh dunia sempit yang mengurungnya, dari satu ruang ke ruang yang lain. Demikian juga suami, ia jenuh oleh rutinitas bekerja mencari kehidupan, sehingga kurang memper­hatikan urusan rumah tangga. Lantas, semua pihak minta dimaklumi. Lelah, jenuh, membuat suasana emosional dan...

Baca Selengkapnya
Minggu, 19 April 2015   05:46:33

BERIKAN YANG TERBAIK UNTUK PASANGAN

dakwatuna.com - Pernikahan telah menyatukan bukan saja tubuh dua insan –laki-laki dan perempuan, namun pernikahan telah menyatukan dua cinta, dua cita-cita bahkan dua jiwa yang berbeda. Suami dan istri berkolaborasi dalam kehidupan keluarga, dengan ikatan cinta kasih yang tulus, untuk menempuh kehidupan dalam kebersamaan. Keluarga telah meleburkan suami dan istri dalam sebuah ikatan yang sangat kuat –tidak ada ikatan sekuat dan sehangat ikatan yang muncul dalam pernikahan. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, suami dan istri harus berusaha saling memberikan yang terbaik kepada pasangan, bukan menuntut dari pasangan. Jika suami dan istri selalu memberikan yang terbaik, maka mereka akan mendapatkan pula...

Baca Selengkapnya
Sabtu, 18 April 2015   05:43:15

JAGA AMANAH ALLAH DAN KEDUA ORANGTUA MELALUI PERNIKAHAN

dakwatuna.com - Hadirin yang berbahagia. Sesaat lagi kita akan menyaksikan dua orang insan berlain jenis mengikuti sunah Rasul-Nya, Muhammad SAW yang juga sunnatullah bagi setiap hambanya. Kita akan mendengar dua kalimat, yakni Ijab dan Kabul yang akan diucapkan wali serta pengantin pria. Ijab kabul bagi kedua mempelai ini ibarat persalinan kedua bagi kedua mempelai. Demikian pembawa acara pada pernikahan yang saya hadiri di daerah Bekasi Timur, Minggu, 18 November 2012. Pernikahan bisa dinamai juga dengan kelahiran kedua. Kelahiran pertama, saat kehadiran anak manusia di muka bumi ini. Saat ia pertama kali menghirup udara lepas yang diberikan Allah SWT kepada hambanya. Ketika...

Baca Selengkapnya
Jumat, 17 April 2015   05:37:38

ORANGTUA BERLAPIS KEBERKAHAN

dakwatuna.com - Sebelum masuk pada pembahasan kami ingin sedikit menjelaskan siapa orang tua yang dimaksud dalam tulisan ini. Anak memiliki dua orang tua yang selalu membimbingnya, pertama orang tua biologisnya saat di rumah dan orang tua di sekolahnya yaitu para guru-gurunya. Di bawah ini ada beberapa kisah orang tua yang penuh dengan keteladanan yang Allah abadikan nama mereka dalam Alquran mereka bukan hanya sekadar memberi pelajaran kepada anak-anak mereka, namun mereka juga menjadi teladan dan dan berkata penuh dengan hikmah kabaikan (qaulan sadidan). Menjadi orang tua yang baik tidak cukup hanya dengan memberi pelajaran namun lebih dari itu orang tua...

Baca Selengkapnya
Kamis, 16 April 2015   05:35:09

MEMBANGUN ANAK DENGAN SEGITIGA PENDIDIKAN

Guru Alangkah hebat dan mulianya engkau guru Realitamu nyaris tak berharga Penghargaan tak pernah menyapamu Sebaliknya, hujatan cacian memenuhi media masa Oh… Guru! Kau digugu dan ditiru Itu dulu Kau dicaci dan dimaki Itu kini Oh… Guru! Murid pandai kau terlupakan Murid bodoh, tak lulus, kau disalahkan Itulah kenyataan yang harus kau jadikan renungan Oh… Guru! Tunjukan darma baktimu Agar irama sumbang tak lagi mengalun Agar hujatan berubah menjadi sanjungan Tunjukan keseriusan dalam pengabdian (Karya: Marniah M) dakwatuna.com - Puisi untuk seorang Guru karya Marniah M merupakan sebuah potretan keadaan guru sekarang ini. Hampir di setiap media masa tertulis hal...

Baca Selengkapnya
Kamis, 16 April 2015   05:31:59

AYAH, AKU RINDU PELUKANMU

dakwatuna.com - Pagi Sabtu seperti biasanya Saya menanti istri dan anak-anak menjemput Saya di Terminal Leuwi Panjang, Bandung. Tepat jam 10 Saya menunggu di Rumah Makan Ampera di dekat terminal itu. Saat sedang asyik menyeruput kopi panas, melintaslah di depan pintu rumah makan itu seorang gadis kecil berusia 7 tahunan, cantik sekali  wajahnya khas wajah-wajah Sunda yang indah. Menarik buat Saya adalah ketika gadis kecil ini menengok ke kanan dan ke kiri sambil memandang Saya dan kemudian tertunduk malu. Saya berpikir apakah anak ini anak jalanan tetapi sepertinya tidak, bajunya bagus bersih dan bahkan sangat bersih cerah. Apakah gadis kecil...

Baca Selengkapnya